by

Limbah Sebabkan Ribuan Ikan Mati di Kali Bekasi

Limbah Sebabkan Ribuan Ikan Mati di Kali Bekasi

Bekasi – Dikutip dari  Radar Bekasi, diperkirakan ribuan ikan sapu-sapu mati di sekitar Curug Parigi, Pangkalan Lima, Kecamatan Bantargebang,  Rabu (12/9). Hal itu diketahui oleh  Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi – Cikeas (KP2C) Kota Bekasi, Puarman. Kemungkinan besar disebabkan oleh limbah cair.

Ia mengatakan, jumlah ikan yang mati lebih banyak dari yang pernah ia temukan selama ini.  “Itu luar biasa, mungkin ribuan yang mati itu. Jadi saya melihat sungai ini kan sudah sekitar tiga bulan terakhir, tapi jumlah paling banyak yang saya lihat yang di Cikiwul tadi, pangkalan lima, yang masuk Bekasi, baik yang di air atau bebatuan yang mengering,” katanya.

Menurutnya,kondisi tersebut menunjukkan bahwa kondisi Kali Bekasi sudah sangat tercemar. “Artinya pencemaran sudah sangat luar biasa, artinya ikan sapu-sapu itu ikan yang harusnya paling tahan pada air kotor tapi itu saja bisa mati, kan bisa dibayangkan,” ujarnya.

Ia mencatat ada 12 perusahaan di bantaran Kali Cileungsi yang diduga melakukan pencemaran karena air selalu berubah diperusahaan tersebut. Ia berharap agar ada tindakan tegas ke jalur hukum untuk perusahaan yang melakukan pencemaran karena yang terdampak ialah warga Bekasi.

Menurutnya, penanganan pencemaran Kali harus diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Jika seperti sekarang, maka persoalan pencemaran akan sulit teratasi. “Harus Pemprov yang menangani,” ujarnya.

Untuk mempermudah diketahuinya pencemar kali, ia berharap supaya setiap perusahaan memasang plang nama di bagian belakang (bantaran kali). Selain itu, RT dan RW juga harus memasangnya supaya pelaku pencemaran dapat dideteksi dengan mudah. “Kalau benar kan nggak usah takut,” ujarnya

Kabar adanya ribuan ikan mati di wilayah Kali Bekasi tepatnya di Curug Parigi yang menjadi destinasi wisata Kota Bekasi dibenarkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Luthfi. Ia menjelaskan, pencemaran disebabkan karena limbah.

“Dari Kali Cileungsi arah Bogor. Kami sudah kordinasi dengan Bogor. Penanganannya oleh Pemkab Bogor,” tuturnya.

Sebelumnya, saat Kali Bekasi dipenuhi busa juga ada sejumlah ikan sapu-sapu yang mati. Busa tersebut juga diduga disebabkan karena limbah yang mencemari Kali Bekasi.

Kondisi Kali Bekasi yang berbusa dan mengeluarkan bau tidak sedap hingga tidak dapat diproduksi oleh PDAM Tirta Patriot. Sejauh ini, ’pipa siluman’ yang diduga sebagai saluran pembuangan limbah tanpa melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berada di wilayah Kecamatan Bantargebang juga belum ditemukan.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi belum dapat mengidentifikasi -perusahaan atau perumahan yang membuang limbah melalui pipa itu.

“Itu belum diidentifikasi, nggak ketemu, itu belum ketemu, sudah saya tanya. Kemarin masih foto, ini kan awalnya diduga, terus saya minta ditelusur,” katanya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed